ISOLASI DAN IDENTIFIKASI MINYAK ATSIRI DARI BIJI TANAMAN KAPULAGA (AMOMUMCAEDAMOMUMWILLD)

Penulis Lilis Rosmainar Tambunan
Publisher Jurnal Kimia Riset
Nomor ISSN 2528-0422

Sari

Minyak atsiri disebut juga minyak eteris atau minyak yang mudah menguap, telah diketahui bahwa Kapulaga adalah salah satu tanaman yang dapat menghasilkan minyak atsiri. Tanaman kapulaga (Amomum Cardamomum) selama ini dikenal sebagai rempah untuk masakan. Biji kapulaga mengandung terpineol, terpineolasetat, sineol, borneol, dan kamfer yang berkhasiat mengencerkan dahak, memudahkan pengeluaran air dari perut, menghangatkan, membersihkan darah, menghilangkan rasa sakit, mengharumkan, stimulant dan pemberi aroma.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi kimia yang terkandung dalam minyak atsiri Biji Kapulaga dengan cara mengisolasi biji Kapulaga dengan menggunakan destilasi uap. Rendemen minyak atsiri yang diperoleh dari destilasi uap sebesar 0,76 % dan kemudian di identifikasi dengan menggunakan Spektroskopi IR dan GC-MS. Identifikasi dengan menggunakan Spektroskopi IR menunjukkan adanya gugus C-H alkil, metil, C-H Aril, OH bebas, dan karbonil. Sedangkan, dengan menggunakan GC-MS diperoleh bahwa terdapat senyawa alpha pinen, sabinen, beta pinen, sineol, 3-sikloheksen-1-metanol, 12-klorobisiklo, 9-oktadekenal, 9,12-asam oktadekadienoat, metil ester dari asam risinoleat, 4Hsiklopentasiklookten-4-on

Teks Lengkap:

PDF

Referensi

Agoes, A., (2010), Tanaman Obat Indonesia 3rd ed, A. Suslia, ed., Salemba Medika, Jakarta.

Fachriyah, Enny, dan Sumardi, (2007) Identifikasi Minyak Atsiri Kapulaga (Amomum Cardamomom), Jurnal Sains dan Matematika vol 15 no 2, April 2007.

Lutony, T, dan Yeyet R, (2002), Produksi dan Perdagangan Minyak Atsiri, Penerbit Swadaya, Jakarta.

Simanjuntak, B. (2005), Kimia Organik Bahan Alam, FMIPA Unimed, Medan
Sudjadi, M., (1982), Penentuan Struktur Senyawa Organik, Penerbit Ghalia Indonesia, Bandung.

Supramonika, Baiq, (2015), Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Biji Kapulaga (Amomum cardamomum Auct non L) Terhadap Waktu Renang Mencit Putih Jantan Galur Swiss dan Profil Kromatografi Lapis Tipis, Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta, Surakarta.

Suratman, E. dan Djauhariya, dkk, (1997), Flasma Nutfah Kapulaga dalam Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, vol 3, no 1, Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, Semarang.

Tri Utami, Dian, (2013), Aktivitas Antibakteri Ekstrak Buah Kapulaga (Amomum compactum Soland. Ex Maton) Terhadap Escheria coli dan Streptococcus pyogenes, Fakultas Teknobilogi Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Yogyakarta