Rancang Bangun Sistem Informasi Akademik Politeknik Meta Industri

Penulis Fritz Gamaliel
Publisher Jurnal Inkofar
Nomor ISSN 2581-2920

Sari

Politeknik Meta Industri adalah salah satu lembaga pendidikan tinggi diploma tiga. Saat ini sudah ada SIAKAD (Sistem Informasi Akademik) di Politeknik Meta Industri, tetapi yang menjadi masalah adalah operator takut menggunakannya. Pada makalah ini, kami merancang SIAKAD untuk kemudian diterapkan pada Politeknik Meta Industri. SIAKAD yang dirancang diimplementasikan ke dalam bahasa pemograman PHP dan basis data MySQL. SIAKAD yang dirancang dapat diterima oleh semua yang kepentingan (mahasiswa, staff, dan yayasan). Selain itu, operator tidak takut menggunakannya.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi

Sommerville, I. 2011. “Software Engineering: 9th edition”, Pearson Education.

http://www.kopertis12.or.id/2015/02/26/panduan-aplikasi-pddikti-feeder-2015.html

https://developer.bca.co.id/

Aplikasi Sistem Pakar Untuk Memprediksi Jenis Penyakit Yang Diderita Oleh Bayi Menggunakan Metode Certainty Factor

Penulis Febie Elfaladonna, Dr. Ir. Gunadi Widi Nurcahyo, MSc., Dr. Ir. Sumijan, MSc.
Publisher Jurnal Inkofar
Nomor ISSN 2581-2920

Sari

Kemajuan ilmu teknologi dan komputer meliputi semua aspek pengetahuan tanpa terkecuali dalam bidang kesehatan. Salah satu ilmu komputer yang juga memiliki peran dalam bidang kesehatan adalah sistem pakar. Sistem pakar dapat digunakan untuk memfasilitasi kerja para ahli dalam pengambilan keputusan. Sistem pakar yang digunakan dalam bidang kesehatan adalah untuk menentukan jenis penyakit yang dalam penelitian ini adalah jenis penyakit yang diderita oleh bayi. Metode yang akan digunakan dalam pembuatan sistem pakar adalah metode certainty factor yang merupakan sebuah metode untuk membuktikan fakta tersebut pasti atau tidak. Metode ini sangat cocok diterapkan untuk menentukan sesuatu yang sifatnya belum pasti. Aplikasi sistem pakar ini akan dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MYSQL. Sistem pakar yang dibuat akan sangat efektif untuk membantu orang tua dalam memprediksi jenis penyakit yang diderita oleh bayi.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi

Andri Saputra dan Hengki Andrea Taman (2016). “Sistem Pakar Kerusakan Mesin Jahit Dengan Metode Certainty Factor Berbasis Android”. Vol. 1, No. 1, 2016.

Anita Desiani dan Muhammad Arhami (2005). “Konsep Kecerdasan Buatan”. Yogyakarta : ANDI.

Eka Setyarini., Darma Putra., Adi Purnawan (2013). “The Analysis Of Comparison Of Expert System Of Diagnosing Dog Disease By Certainty Factor Method And Dempster-Shafer Method”. ISSN : 1694-0784, Vol. 10, Issue. 1, No. 2, 2013.

Fitri Wulandari dan Ihsan Yuliandri. (2014). “Diagnosa Gangguan Gizi Menggunakan Metode Certainty Factor” . ISSN : 1693-2390, Vol. 11, No. 2, 2014.

Gatot Fitriyanto., Nur Ahmad Azhar., Muhammad Kurniawan (2016). “Mendeteksi Hama Tanaman Buah Mangga Dengan Metode Certainty Factor”. ISSN : 2302-3805, 2014.

Irham Cahya Nugraha dan Herlawati. (2016). “ Sistem Pakar Tes Minat Dan Bakat Jurusan Kuliah Berbasis Android Pada SMA Islam Teratai Putih Global Bekasi ”. ISSN : 2442-2436, Vol. 11, No. 1, 2016.

Mira Orisa., Purnomo Budi Santoso., Onny Setyawati (2014). ‘’Sistem Pakar Diagnosis Penyakit Kambing Berbasis Web Menggunakan Metode Certainty Factor”. Vol. 8, No. 2, 2014.

Nur Anjas Sari. (2013). “Sistem Pakar Mendiagnosa Penyakit Demam Berdarah Menggunakan Metode Certainty Factor”. ISSN : 2301-9425, Vol.IV, No.3, 2013.

Olanloye and Dauda Odunayo. (2014). “An Expert System For Diagnosing Faults in Motorcycle” , ISSN : 2305-8269 November 2014.

Rahmad Solikin., Jusak., Erwin Sutomo (2014). “Sistem Pakar Diagnosis Penyakit Pada Ayam Petelur Menggunakan MetodeCeratinty Factor”. ISSN : 2338-137X, Vol. 3, No. 2, 2014.

T Sutojo (2011). “Kecerdasan Buatan”. Yogyakarta : ANDI OFFSET.

Tb. Ai Munandar., Suharman., Sumiati (2012). “The Use Of Certainty Factor With Multiple Rules For Diagnosis Internal Disease”. ISSN ; 2319-4847, Vol. 1, Issue. 1, 2012.

Teguh Bharata Adji., Christine Putri Batara R., Adhistya Erna Permanasari (2015). “Expert System For Diagnosis Of Personality Disorder With Certainty Factor Approach”.

Tuswanto dan Abdul Fadlil. (2013). “Sistem Pakar Untuk Mendiagnosa Hama Dan Penyakit Tanaman Bawang Merah Menggunakan Certainty Factor”. ISSN : 2338-5197, Vol. 1, No. 1, 2013.

Yasaman Sarlati., Simin Naghavi., Shahram Jafari (2014). “Implementation Of Expert System For Lending With Certainty Factor”. ISSN : 2319-6734, Vol. 3, Issue. 4, 2014.

Jurnal Review : Analisis Bahan-Bahan Alternatif Pengolahan Dalam Pembuatan Kertas

Penulis Lilis Rosmainar
Publisher Jurnal Inkofar
Nomor ISSN 2581-2920

Sari

Kertas telah menjadi kebutuhan utama bagi manusia atau perusahaan dalam bidang pengarsipan dan penyampaian informasi serta pembuatan alat pembersih. Peningkatan permintaan kertas menjadi bagian dari peningkatan eksploitasi hutan dan pohon, karena bahan utama dalam pembuatan kertas adalah kayu. Dengan demikian mencari bahan-bahan alternatif dalam pembuatan kertas dilakukan dan di teliti oleh berbagai pihak. Beberapa peneliti menemukan bahwa banyak jenis tanaman yang bisa digunakan sebagai bahan alternatif dalam pembuatan kertas, yaitu seperti tebu, sampah kertas, batang pisang, enceng gondok, kulit jagung, tongkol jagung, jerami, tandan kosong kelapa sawit, kulit kacang, rumput gajah, serat aren, dan daun kirinyuh. Metode yang digunakan dari beberapa penelitian yang telah dilakukan yaitu dengan menggunakan cara kimia (chemical pulping) dengan menggunakan NaO. Berdasarkan hasil yang diperoleh sebagian besar jenis tanaman yang digunakan sebagai bahan alternatif pembuatan kertas adalah dari jenis tanaman famili Poaceae dengan kertas yang dihasilkan adalah kertas seni (art paper), sedangkan yang dapat digunakan untuk kertas tulis adalah menggunakan tandan kosong kelapa sawit. Oleh karena itu berdasarkan hasil yang diperoleh jenis tanaman yang digunakan pada beberapa penelitian didapatkan bahwa jenis tanaman yang telah digunakan baik untuk menghasilkan kertas seni (art paper).

Teks Lengkap:

PDF

Referensi

Asngad, A., 2016, Pemanfaatan Kulit Kacang Dan Bulu Ayam Sebagai Bahan Alternatif Pembuatan Kertas Melalui chemical pulping dengan menggunakan NaOH dan CaO, Universitas Muhammadiah Surakarta, Surakarta.

Asngad, A., Septian N.I.T., Enggar R.S., Pemanfaatan Rumput Gajah (pennisetum purpureum) untuk.Pembuatan Kertas Melalui chemical pulping menggunakan NaOH dan Na2CO3, Universitas Muhammadiah Surakarta, Surakarta. (https://media.neliti.com/media/publications/172534-ID-pemanfaatan-rumput gajahpennisetum-purp.pdf)

Bahri, S, 2015, Pembuatan Pulp dari batang pisang, Jurnal Teknologi Kimia Unimal 4:2 hal. 36-50.

Fatyasari N.I., Helda N, Choir M., 2013, Pemanfaatan serat selulosa Eceng gondok (eichhornia crassipes) sebagai bahan baku Pembuatan kertas: isolasi dan karakterisasi, Universitas Lambung Mangkurat

Hadi, M., 2008, Pembuatan Kertas Anti Rayap Ramah Lingkungan dengan Memanfaatkan Ekstrak Daun Kirinyuh (Eupatorium odoratum), Jurnal Bioma

Lopes, A., 2013, Pemanfaatan Jerami Padi (oryza sativa) Menjadi kertas seni (art paper) dan produk kerajinan, Politeknik Pertanian Negeri Samarinda, Samarinda.

Purnawan, Cyrilla I.P., 2014, Pembuatan Pulp Dari Serat Aren (Arenga Pinnata) dengan Proses Nitrat Soda, Prosiding Seminar Nasional Aplikasi Sains dan Teknologi.

Putri D.P., 2015, Pemanfaatan Kulit Jagung Dan Tongkol Jagung (Zea Mays) Sebagai Bahan Dasar Pembuatan Kertas Seni Dengan Penambahan Natrium Hidroksida (Naoh) Dan Pewarna Alami. Universitas Muhammadiah Surakarta, Surakarta.

Syamsu K., Liesbetini H., Gamma I.P., Han R., 2014, Campuran Pulp Tandan Kosong Kelapa Sawit dan Selulosa Mikrobial Nata de Cassava dalam Pembuatan Kertas, Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia.

Vitaloka, A., 2017, Karakteristik kertas berbahan baku ampas tebu dan sampah kertas, Universitas Sumatera Utara, Medan.

Strategi Tidur Sehat Sebagai Upaya Pencegahan Terhadap Hipertensi Dini

Penulis Nindya Sekar Mayuri , Sofidita Ghifrani , Haula Nanda Ardinia, Rosiana Dwy Setyaningsih
Publisher Jurnal Inkofar
Nomor ISSN 2581-2920

Sari

Negara dengan jumlah penduduk yang padat harus memiliki perhatian yang lebih terhadap kesehatan penduduknya. Masalah kesehatan seperti Penyakit Menular (PM) dan Penyakit Tidak Menular (PTM), perlu menjadi perhatian serius, khususnya Indonesia. Saat ini penyakit yang termasuk dalam PTM seperti kanker, Diabetes Melitus (DM), hipertensi, jantung coroner, dan stroke menjadi masalah serius yang perlu diwaspadai. Hipertensi merupakan penyakit yang pravelensinya di Indonesia terus mengalami peningkatan. Hipertensi ini tidak hanya terjadi pada lansia tetap saat ini prevelensinya meningkat pada usia anak anak dan remaja. Hipertensi dini ini dapat terjadi karena pola gaya hidup yang buruk, seperti kualitas tidur yang buruk. Oleh karena itu, diperlukan studi tentang strategi tidur sehat agar pola tidur yang tidak berkualitas pada usia remaja saat ini tidak berefek pada hipertensi pada jangka panjang. Metode yang digunakan dalam perolehan data adalah dengan metode kualitatif dengan sumber data dari jurnal yang berhubungan dengan konsep-konsep yang berhubungan dengan hipertensi, fisiologis tidur, pola tidur, tekanan darah. Berdasarkan studi pustaka, dapat disimpulkan bahwa upaya yang dapat dilakukan untuk melakukan pencegahan terhadap hipertensi dini adalah dengan menerapkan tidur sehat, yaitu: melakukan tidur yang cukup, sekitar 6-7 jam per hari, melakukan tidur siang singkat ditengah aktivitas berat, pada jam istirahat, dan mematikan lampu saat tidur.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi

Angga. 2012. Disertasi Doktor: Dr. Sundari, A. Per. Pen., M. Kes., diakses pada halaman: http://www.fk.ub.ac.id/disertasi-doktor-dr-sundari-a-per-pen-m-kes/ [26 November 2017]

Au, C.T., Phil,M., Ho,C.K.W., Hugh, Wing, Y.K., Lam, S.L., Li, A.M, 2014, Acute and Chronic Effects of Sleep Duration on Blood Pressure. Pediatrics, 133: e64–e72.

Banks, S., Dingers, D.F, 2007, Behavioral and Physiological Consequences of Sleep Restriction, Journal of Clinical Sleep Medicine, 3(5):519-528.

Bell,K., Twigs,J., Olin,B.R, 2015, Hypertension the silent killer : Update JNC 8 Guidelines recommendations, Albama Pharmacy Ascociation.

Burgess,H.J., Molina, T.A, 2014, Home Lighting Before Usual Bedtime Impacts Circadian Timing:A Field Study, Photochem Photobiol, 90(3): 723–726.

Falkner, B, 2009, Hypertension in children and adolescents: epidemiology and natural history, Pediatr Nephrol, 25: 1219–1224.

Gomes, M.A.M., Pierin,A.M.G., Mion,D, 2000, The Effect Of Siesta In Parameters Of Cadiac Structure And In Interpretation Of Ambulatory Arterial Blood Pressure Monitoring, Aq Bras Cardiol, 74(4) : 314-318

Hannon, T.S., Tu,W., Watson,S.E., Jalou,H., Chakravorty, S., Arslanian, S, 2014, Morning Blood Pressure is Associated witth Sleep Quality in Obese Adolescents . J. Pediatr, 164(2) : 313- 317.

Harvey, R.A & Champe, P.C, 2016, Farmakologi Ulasan Bergambar, EGC : Jakarta, hal. 253-254.

Indarwati, N, 2012, Perbandingan Kualitas Tidur Mahasiswa Yang Mengikuti Ukm Dan Tidak Mengikuti Ukm Pada Mahasiswa Regular FIK UI. Skripsi Fakultas Ilmu Keperawatan. Universitas Indonesia, Depok.

JNC (Joint National Comitte), 2004, Prevention, Detection, Evaluation, and Treatment of High Blood Pressure, diakses pada halaman: www.nhlbi.nih.gov [18 November 2017]

Kemenkes RI, 2016, Istirahat cukup. diakses pada halaman: www.promkes.depkes.go.id [22 November 2017]

LIPI, 2009, Hipertensi, diakses pada halaman: www.bit.lipi.go.id/ [18 November 2017]

Lurbe, E., Agabiti-Rosei,E., Cruickshank,J.K., Dominiczak,A., Erdiner,S., Hirth,A., Invitti,C., Litwin,M., Mancia,G., Palk,D., Raschen,W., Redon,J., Schaefer,F., Seeman,T., Sinha,M., Stabouli,S., Webb,N.J., Wu, E., dan Zanchetti,A, 2016, 2016 European Society Of hypertension Guidelines Forthemanagement Of High Blood Pressure In Childrenand Adolescents, Journal of Hypertension, 34(1): 1-34.

Movementi, S, 2013, 31 Persen Penduduk Indonesia Mengidap Hipertensi., diakses pada halaman: https://nasional.tempo.co/read/471229/31-persen-penduduk-indonesia-mengidap-hipertensi [22 November 2017]

Nashori,F., Diana,R., 2005, Perbedaan Kualitas Tidur Dan Kualitas Mimpi Antara Mahasiswa LakiLaki Dan Mahasiswa Perempuan, Humanitas Indonesian Psychological Journal, 2(2): 77 –88.

Palagini,L., Bruno R.M., Gemignani, A., Baglioni,C., Ghiadoni,L., Riemann, D, 2013, Sleep Loss and Hypertension: A Systematic Review, Current Pharmaceutical Design, 19 :1-11.

Pusdatin Kemenkes RI 2016. Hipertensi. diakses pada halaman: www.depkes.go.id [18 November 2017]jnc

Riskesdas, 2013. Riset Kesehatan Dasar 2013, diakses pada halaman: www.depkes.go.id [18 November 2017]

Rusmiyati, R.S., Tafwidhah,Y., Irsan,A, 2015, Penggaruh Penggunan Lampu Pada Saat Tidur Terhadap Kualitas Tidur Remaja Di Madrasah Aliyah Negeri 2 Pontianak. Skripsi. Prodi Keperawatan. Universitas Tanjungpura, Pontianak.

Tjay T.H, Rahardja, K. 2015, Obat-obat penting, Elex Media Komputindo: Jakarta, hal. 387-388

CAT22 (Computer Accounting Tutorial 20 Minutes Theory 2 Hours Practice)

Penulis Fritz Gamaliel
Publisher Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia

Sari

Menyongsong era Revolusi Industri 4.0, sudah tidak diragukan lagi bahwa penguasaan teknologi komputer sangat diperlukan. Sehubungan dengan hal tersebut, saya menawarkan CAT22 (Computer Accounting Training 20 Minutes Theory 2 Hours Practice), metode tercepat kursus pembuatan program akuntansi, hanya 1x datang (20 menit teori 2 jam praktek).

Pada tahun 1990, sebuah perusahaan swasta di Indonesia menugaskan tim IT untuk membuat program akuntansi. Setelah 1 tahun bertugas, mereka masih belum dapat menyelesaikan tugasnya karena pengetahuan akuntansinya minim. Sejak itu, CAT22 dibuat dengan konsep bagaimana membuat program akuntansi dalam waktu secepat mungkin. Setelah bertahun-tahun penelitian dan pengembangan di beberapa perusahaan multi nasional di Indonesia, Singapore, Malaysia, dan Australia, akhirnya CAT22 terbentuk yaitu berupa miniatur program akuntansi pabrik, dengannya dapat diketahui pembuatan program akuntansi dapat dibuat dalam waktu 20 menit teori dan 2 jam praktek walau minim akuntansi. Semua perusahaan membutuhkan akuntansi. Belajar membuat program akuntansi membutuhkan waktu bahkan sampai dengan berbulan-bulan.

Berdasarkan survey yang telah saya laksanakan di lapangan, terlihat bahwa paling cepat dibutuhkan waktu 8 minggu untuk bisa membuat program akuntansi pabrik. Saya menawarkan program CAT22 sebagai metode tercepat. Prasyarat peserta: sudah mengetahui accounting dan dapat mengoperasikan komputer. Saya yakin program yang saya usulkan ini dapat menjadi kebanggaan Indonesia.

Sertifikat HKI