Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Kualitas Pembelajaran Terhadap Kepuasan Mahasiswa Sebagai Analisis Produktivitas Perguruan Tinggi

Penulis Fransisca Debora, Harnadewita
Publisher Operations Excellence
Nomor ISSN 2654-5799

Sari

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta faktor masyarakat ekonomi ASEAN (MEA) yang didukung dengan peningkatan industri 4.0 maka pemerintah memberikan tanggungjawab penting bagi perguruan tinggi untuk mampu menghasilkan sumber daya manusia yang dapat bersaing pada era tersebut. Hal ini mempengaruhi perguruan tinggi untuk terus melakukan peningkatan dalam hal kualitas pembelajaran, kualitas pelayanan, untuk memberikan kepuasan kepada mahasiswa yang memberikan pengaruh kepada produktivitas perguruan tinggi. Berkaitan dengan hal tersebut dilakukanlah penelitian terhadap 120 sampel responden mahasiswa (mahasiswa aktif, dan alumni) yang digunakan memberikan informasi dengan penyebaran kuesioner yang diolah dengan Structural Equation Modelling (SEM) – Partial Least Square (PLS). Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh positif terhadap kepuasan mahasiswa dan mempengaruhi secara positif terhadap produktivitas perguruan tinggi.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi

Abdullah, F. (2006). Measuring service quality in higher education: HEdPERF versus SERVPERF. Journal Marketing Intelligence & Planning, 24(1), 31–47

Badan Pusat Statistik. (2018). Jumlah Perguruan Tinggi di Jawa Barat. Jakarta Pusta : Badan Pusat Statistik

Chalis F., dan Hasibuan, S. (2017). Identifikasi Tingkat Kualitas Pelayanan Jasa Pendidikan dengan Menggunakan ServQual. Spektrum Industri, 15(1), 19–26.

Effendi, S. (2003). Pengelolaan Perguruan Tinggi Menghadapi Tantangan Global. Makasar: Seminar Nasional Majelis Rektor Indonesia.

Ghozali, I. (2014). Structural Equation Modeling: Metode alternatif dengan Partial Least Square(PLS). Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Kamus Lengkap Bahasa Indonesia. (2006). Retrieved from kbbi.kemdikbud.go.id/entri/religius.

Maulidyah, S. dan S. I. (2006). Analisis Beberapa Faktor yang Berpengaruh pada Kepuasan Pengguna Perpustakaan. Jurnal Perpustakaan Pertanian

Muafi, dan Yuni S. (2007). Anteseden Ekuitas Merek Perguruan Tinggi: SEM dengan Pendekatan Two Step. Jurnal Manajemen Usahawan Indonesia, 3 (36), 27-34

Munawaroh, M. (2005). Analisis Pengaruh Kualitas Jasa Terhadap Kepuasan Pada Industri Pendidikan di Yogyakarta. Jurnal Siasat Bisnis 5(2), 119-134

Parasuraman, A., Zeithaml, V.A., Dan Berry, L.L. (1988), Theory of The Gaps Model In Service Marketing “The Marketting Association of Australia and New Zealand”

Razaq, A. R. (2014). Interaksi Pembelajaran Efektif untuk Berprestasi. Jurnal PILAR, 2(2), 122–136.

Relawan N., dan Rahareng V.N. (2017). The Influence of The Academic Service Quality Toward Student Satisfaction. Jurnal AdBispreneur, 2(2), 125-133

Riset, K. (2016). Panduan Pengguna Aplikasi Pengukuran Produktivitas Perguruan Tinggi. Jakarta: Kementerian Riset dan Pengembangan Sistem Informasi.

Sugandini, D. (1999). Assessing the Teaching Quality to Student Satisfaction Relationship: Applied Customer Satisfaction Research in The Classroom. Journal of Marketing Theory and Practice, Summer, 3(7), 87– 96.

Sugandini, D. (2003). Anteseden Loyalitas Konsumen pada Industri Perhotelan (Studi Pada Hotel Berbintang di Daerah Istimewa Yogyakarta Oleh : produk atau pelayanan ( Bhote , 1996 ). Konsumen semacam itu tidak hanya mem. Journal WAHANA, 6(2), 181–200.

Sutino dan Sumarno. (2005). Pengaruh Kualitas Produk (Jasa) dan Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan dan Loyalitas Konsumen di PT. POS Indonesia Semarang. Majalah Ilmiah Kopertis VI, 46, 9–20.

Suwandaru A., Fikri S., dan Wahyu W., (2016). Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan dan Loyalitas Mahasiswa. Jurnal Bisnis dan Manajemen. 3(1), 120-134

Mokhar, S.S., Maiyaki A.A., dan Mohd Noor Nbt. (2011). The relationship between service quality and satisfaction on customer loyalty in Malaysian Mobile Communication Industry. Journal School of Doctoral Studies (European Union), 3(1), 32-38