Implementasi Metode Simple Additive Weighting Untuk Menentukan Karyawan Teladan di PT Smart Solution Bekasi

Penulis Cepi Cahyadi, Manase Sahat H Simarangkir
Publisher Jurnal Inkofar
Nomor ISSN 2581-2920

Sari

PT Smart Solution memiliki banyak karyawan yang berprestasi, tetapi ketika melakukan proses seleksi karyawan teladan sangat sulit, karena setiap karyawan memiliki kemampuan yang berbeda-beda, Pengambilan keputusan untuk memilih karyawan teladan melainkan atas dasar subyektifitas kepala bagian departemen yang terkait yang berbeda-beda. Sehingga banyak yang mengajukan komplain tentang keputusan terpilihnya karyawan teladan yang kurang tepat sasaran. Dengan permasalahan yang ada maka peneliti mencoba merubah sistem yang lama dengan menerapkan sistem pendukung keputusan menggunakan metode Simple Additive Weighting. Konsep dasar metode Simple Additive Weighting adalah mencari penjumlahan terbobot dari rating kinerja pada setiap alternatif pada semua atribut.Kriteria yang menjadi penentuan karyawan teladan di PT Smart Solutionadalah penilaian kinerja, masa kerja dan Sikap. Nilai yang lebih besar akan mengindikasikan bahwa alternative lebih terpilih. Pada kasus penentuan Karyawan teladan di PT Smart Solution hasil dari penilaian menggunakan metode Simple Additive Weighting dengan menggunakan penilaian yang sebelumnya akan terlihat perbedaannya pada saat proses perangkingan.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi

 

Dessler, Gary (2005). Manajemen Sumber Daya Manusia, Edisi 10, terjemahan, Salemba Empat

Latif, Lita Asyriati, Mohamad Jamil, dan Said HI Abbas. 2018. Sistem PendukungKeputusan Teori dan Implementasi.Yogyakarta: DEEPUBLISH.

Mulyani, Evi Dewi Sri. Yoga Handoko Agustin dan Sri Fitria Kamellia. (2015). Sistem Pendukung Keputusan Siswa Teladan Menggunakan Metode Simple Additive ( Studi Kasus : Di Smp Negeri 3 Tasikmalaya ). Seminar Nasional Informatika. 38–44.

Nofriansyah, Dicky. (2014). Konsep Data Mining vs Sistem Pendukung Keputusan. Yogyakarta: Deepublish.

Anita Siandar RMS, Jamal Purba “Penentuan Karayawan Lembur Dengan Metode AnalyticalHierarchy Process (Ahp)”Jurnal Inkofar * Volume 1 No. 2, Desember 2018 * ISSN: 2615-3645 (Print) / 2581-2920 (Online)Tersedia secara online di: http://www.politeknikmeta.ac.id/meta/ojs/

Rina Endarti, Andriani Kusumaningrum, Wawan Laksito YS “PENERAPAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING DALAM MENGEVALUASI KINERJA KARYAWAN UNTUK MEMILIH KARYAWAN TELADAN DI PT. SRITEX, TBK (DEPT. SPINNING V) SUKOHARJO

Saefudin, Sri Wahyuningsih “Sistem Pendukung Keputusan Untuk Penilaian Kinerja Pegawai Menggunakan Metode AnalyticalHierarchy Process (Ahp) Pada RSUD Serang” Jurnal Sistem Informasi Vol- 1 No.1 2014 ISSN: 2406-7768”

Sutabri, Tata. 2012. Konsep Sistem Informasi. Yogyakarta: ANDI.

Analisis Kadar Natrium dan Kalium Pada Sediaan Infus Elektrolit Menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom (SSA)

Penulis Sudrajat Sugiharta, Jubaedah
Publisher Jurnal Inkofar
Nomor ISSN 2581-2920

Sari

Spesifikasi produk sediaan steril harus memenuhi diantaranya adalah nilai pH, penetapan kadar logam serta penampilan. Pengujian kadar logam natrium dan kalium diterima sebagai penanda jaminan kualitas produk sediaan infus dimana penetapannya menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom (SSA), Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kadar natrium dan kalium dalam sediaan infus elektrolit (Tutofusin OPS) telah memenuhi spesifikasi atau tidak sebagai bagian dari kualifikasi released produk, metode penelitian yang dilakukan secara eksperimental penentuan kadar logam natrium dan kalium, pemeriksaan pH, serta penampilan dari tiga nomor bets yang berbeda. Dari hasil pengukuran kadar natrium (mEq/L) didapatkan bets nomor X001 yaitu 96.1 ± 0.35 lebih rendah dari nomor bets X002 yaitu 96.72 ± 0.91, sedangkan nilai tertinggi yaitu pada nomor bets X003 sebesar 97.35 ± 0.32, ketiga nomor bets tersebut telah memenuhi spesifikasi yaitu 93.00 – 107.00 mEq/L. Kadar kalium (mEq/L) pada nomor bets X003 yaitu 17.23 ± 0.12 lebih rendah dari nomor bets X002 yaitu 17.90 ± 0.18, dan bets X001 17.82 ± 0.01, ketiga bets tersebut telah memenuhi spesifikasi yaitu 16.74– 9.26 mEq/L. Pada nilai pH dari tiap bets didapatkan hasil bets nomor X001 yaitu 6.63 lebih rendah dari nomor bets X002 yaitu 6.73, sedangkan nilai tertinggi pada nomor bets X003 sebesar 6.74. ketiga bets telah memenuhi spesifikasi yaitu 6.60 – 7.00. Sedangkan untuk hasil penampilan dari tiga bets yang berbeda didapatkan larutan jernih tidak berwarna serta bebas partikel. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ketiga parameter tersebut menunjukkan kadar natrium dan kalium, nilai pH serta penampilan pada sediaan infus elektrolit tersebut telah memenuhi spesifikasi

Teks Lengkap:

PDF

Referensi

 

Badan POM, 2010. Farmakope Indonesia Edisi Ke III, Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Badan POM. Jakarta.

Badan POM, 2014. Farmakope Indonesia Edisi Ke V, Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Badan POM. Jakarta.

Badithala, S.S. Kiran, dan Sundarajan, 2018. Method Development and Validation for the Estimation of Natrium Metal Content in Pantoprazole Natrium by Atomic Absorption Spectrophotometer. Jurnal IOSR-JPBS 13(2).

Darsono.F, 2013. Formulasi Sediaan Steril Infus Intravena Ringer. Universitas Pancasila. Jakarta.

Dorland N, 2011. Kamus Saku Kedokteran Dorland. Edisi ke 26. EGC. Jakarta.

Karlina A.T, F.Y Nonci, Haeria, dan A.H. Elmagboul. 2018. Analisis Kandungan Mineral Natrium, Kalium Dan Kalsium Dalam Air Zamzam Kemasan Yang Beredar Di Kota Makassar. UIN Alauddin. Makassar.

Marhani. A, 2016. Futrolit Kridtaloid Infus. Sanbe Farma. Bandung.

Marie. N, C. Verdier, B.L. Bot, dan G. Burgot, 2011. Analysis of Sodium and Potassium in Total Parenteral Nutrition Bags by ICP-MS and ICP-AES: Critical Influence of the Ingredients. American Journal of Analytical Chemistry,(2) page 573-581

Maulidar. N.P, 2018. Penetapan Kadar Kalium, Kalsium, Natrium dan Magnesium dalam Buah Nangka (Artocarpus heterophyllus Lam.) Betina dan Jantan Secara Spektrofotometri Serapan Atom. Universitas Sumatera Utara. Medan.

MIMS. Magnesium Klorida [Internet]. MIMS; 2019. Diambil dari: http://mims.com/Indonesia/Home/GatewaySubscription/?generic=Magnesium+Klorida%20target, Diakses 29 Mei 2019.

Novita. D, 2018. Formulasi Teknologi Sediaan Steril. Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah. Tangerang

Nuryanto, R.U.A.Sherwin, dan R.F. Robot , 2015. Rancang Bangun Otomatis Sistem Infus Pasien. Universitas Sam Ratulangi. Manado

Nussbaumer S, Fleury-Souverain S, Bouchoud L, Rudaz S, Bonnabry P, Veuthey JL. 2010 “Determination of Kalium, Natrium, Calcium and Magnesium in Total Parenteral Nutrition Formulations by Capillary Electrophoresis with Contactless Conductivity Detection,” Journal of Pharmaceutical and Biomedical Analysis, Vol. 53

“Pempek NASA (Nasi Sisa)” Solusi Pemanfaatan Nasi Sisa

Masalah utama yang menjadi dasar dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah banyaknya nasi sisa yang terbuang sia-sia tanpa adanya usaha untuk memanfaatkannya menjadi sesuatu yang berguna. Oleh karena itu sangat diperlukan suatu metode atau cara untuk memanfaatkan nasi sisa tersebut sehingga tidak terbuang sia-sia. Salah satu cara yang dapat ditempuh dalam
memanfaatkan nasi sisa tersebut adalah dengan membuat suatu produk berbahan baku nasi yaitu “PEMPEK”. Metode pelaksanaan kegiatan, dengan mensosialisasikan pemanfaatan nasi sisa kemudian melakukan praktik pembuatan Pempek bersama-sama. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 19 Desember 2019, dimulai dari pukul 08.30-10.00 WIB. Kegiatan dilakukan di di Jl. Mangku negara, Rawa lintah Rt 02, Rw 02, Mekar mukti, Cikarang Utara yang diikuti oleh ibu-ibu RT 02. Dengan pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat memanfaatkan nasi sisa, juga dapat menciptakan satu peluang usaha baru bagi masyarakat.